Mboh

Jumat, 12 Juli 2013

Road to Ambarawa (Ambarawa Scooter1st Reunion)

Rasa bimbang menghantui sebelum keberangkatan ini, antara iya dan tidak. Mau pergi tapi gk ada teman, karena kebetulan barengan dengan acara Asoundrenalin di Maguwoharjo dengan bintang tamu SLANK. Teman-teman banyak yang memilih merapat ke Maguwo, karena memang gk suka rock akk memutuskan untuk gk gabung mereka, pinginnya ke Ambarawa. Tapi ya itu tadi gk ada temen :). Gk pergi tapi hati kepingin banget. Beruntung ada temen satu kampus main kekos, tanpa babibabibu akk tawarin dia mau gk gjoin denganku ke Ambarawa, Ternyata cintaku tak bertepuk sebelah tangan. #uppss. Karena kebetulan dia juga kepingin touring bareng anak vespa dan melihat seperti apa dan bagaimana situasi acara kumpul bareng anak scooter.
Owh ya, kenalin dulu. Temanku ini namanya Lutfi, tapi akrabnya di panggil Jono.
Nih akun social networknya.. fb: https://www.facebook.com/kopraldjono.dirgantara?fref=ts dan twitternya :https://twitter.com/djonodirgantara , Silahkan di add dan di follow. Orangnya keren kan? (kera Tulen) haha


Malem minggu jam 10, kami siap ngegass. Awalnya sih gk masalah, semua berjalan seperti rencana tapi memasuki daerah Tempel, Sleman ada sesuatu yang gk beres dengan si Montok. Si Montok serasa enggan di ajak lari kencang, Ngadat kayak gk punya gairah dan semangat hidup (emangnya manusia). Awalnya akk beranggapan, mungkin kurang boros, cari cari obeng gk ketemu. Waduh sial, seseorang telah mengambil obengku dari sarangnya, karena biasanya semua peralatanku ada di Tas Box si Montok. tapi kali ini gk ada. Waduh, sial banget! beruntung nemu Kater, Sedikit di puter dengan dalih siapa tau semuanya beres setelah sidikit di borosin. Si montok jalan kembali,  tarikan pertama sih normal tapi setelah jalan sekitar 50 meter si Montok ngadat lagi, kali ini tebakanku ke Platina. Sial memang, gimana mau nyetel Platina kalo obeng pun tak punya, ku paksa Si montok untuk terus kuat jalan sampai ketemu miimarket buat nyari obeng, tapi memang sial nasibku dua minimarket yang ada di daerah sana gk menyediakan obeng. rogoh-rogoh tas siapa tau nemu benda apapun yang bisa di gunakan untuk geser tuh platina. tapi gk dapet juga, beruntung kali ini Tuhan mengirimkan malaikat untuk menolongku melalui anak-anak LVY(Lavida Vespa Yogyakarta). Mereka menghampiri kami dan menanyakan apa masalahnya, tanpa basi-basi mas Bagus langsung turun tangan. Karena memang mas bagus ahlinya kalo masalah daleman vespa, dalam sekejap si Montok kembali garang. Terenteng teng teng... Si montok kembali bersuara setelah sekian menit diam membisu. Mungkin dia ngambek di ajak jalan malem-malem sendirian, atau gk berani jalan malem sendirian sehingga dia minta temen, sekedar mendampingi perjalannya. (Ah sudahlah).
Finally, Malam itu kami berangkat ke Ambarawa bareng anak-anak LVY, pulangnya pun bareng Mereka. Inilah berkah dari perjalanan malam itu, akk kembali dapat menambah saudara. Inilah keasikan tersendiri dari vespa, dari ketroublean (macetnya) kita bisa menjalin silaturahmi dan memupuk persaudaraan dari penggemat scooter lainya, kesolidaritasannya yang tinggi para scooterist tak ingin dan tak rela melihat saudaranya merana seorang diri di pinggir jalan, dengan segenap kemampuannya apapun di upayakan untuk membantu meringankan penderitaan saudaranya.
Kembali ke perjalanan
Kami jalan sangat santai, bukan berarti lamban. Terlalu banyak istirahat sehingga perjalanan sedikit lebih lama dari biasanya, tapi semua itu tak kami rasakan karena kami selalu mampu mencairkan suasana dan membuat segalanya menjadi lebih terasa menyenangkan. Jogja-Ambarawa 5 jam, Eh busyet. lama banget ya? Waktu normal yang biasanya di tempuh sih sekitar 2 jam. kenapa kami bisa selama itu, karena kebetulan pada saat itu anak-anak LVY ada yang makek Trickle panjang sehingga susah untuk mencari jalan karena memang jalanan yang ramai di padati akan bis kota dan truk-truk gede. (nyelip-nyelipnya susah bro). kami tiba di lokasi jam 03:00 dinihari, langsung mencari posisi untuk beristirahat, sekedar meluruskan pinggang dan merelaksasikan otot. Dingin bener bro, sumpah.
Pagi harinya kami di bangunkan oleh Ibu si empunya toko (toko buah semangka), karena Beliau ingin membuka sumber rezekinya. Di sini akk kembali ketemu Pak Joko beserta rekan"nya. Siapa itu pak joko? (baca postingan sebelumnya).

Singkat cerita, Langsung ke perjalan Pulang.
Kami bertolak dari lokasi sekitar jam 2, Lihat tangki isi bensin. Semuanya siap untuk kembali melanjutkan perjalan pulang. Sepanjang perjalan semua sih okok saja, hanya sekedar teouble kecil"an dan bukan masalah berarti bagi mas Bagus. (kembali mas bagus sebagai Andalan, haha). Tapi Naas bagi kami, Padahal udah sampek sleman, vespa teman kita Ngancing sekernya. Alhasil mesti bongkar buring di pinggir jalan, trouble total kalo ini mah, cukup memberikan tetesan keringat buat mas Bagus. Disini kita lumayan lama, hampir satu jaman, setelah di cek nih vespa gk bakal bener di tempat mesti bongkar mesin keesokan harinya karena mesti ganti seker dan nglemer tuh buring, sedikit tergores oleh cincin seker yang terlepas. Alhasil tuh vespa mesti di dorong tepong sampai markasnya LVY di pringgolayan, utara OB. (selokan Mataram).



Nungguin yang masih di belakang

Tempat tidur kami

Eksennya keren ya? padahal gk bisa apa-apa





Makan dulu bro 

Mas bagus lagi beraksi

Akk rasa cukup sekian thread kali ini, udah males banget nih ngetiknya
(alasan) padahal udah kehabisan kata, otaknya udah gk kuat di ajak konsen. hehe
Galery foto selangkapnya : https://www.facebook.com/Ammar.scooterist29/media_set?set=a.446531065442409.1073741832.100002565584258&type=3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar